ASUS Vivobook 14 (A1404VA) : Laptop untuk Mahasiswa Serba Bisa

Selasa, 26 Agustus 2025

1 komentar
Assalamualaikum
Halo semuanya~

ASUS kembali menyegarkan lini laptop consumer mainstream mereka melalui seri Vivobook 14 (A1404). Hadir dengan desain clamshell klasik yang ringkas, laptop ini menargetkan segmen entry-level hingga mahasiswa yang membutuhkan perangkat serba bisa untuk menunjang aktivitas sehari-hari. 

Meski berada di segmen mainstream, laptop ini mengemas spesifikasi modern dengan opsi prosesor Intel® Core™ generasi ke-13 yang cukup bertenaga, RAM hingga 16 GB, serta SSD PCIe hingga 512 GB. Harganya, di e-commerce seperti Tokopedia dan Shopee, ia dijual mulai dari Rp5,9 jutaan tergantung spesifikasi.

Laptop seri Vivobook classic sendiri dirancang untuk mendukung mobilitas mahasiswa dan pengguna umum agar bisa menyelesaikan tugas dengan cepat, baik di rumah, kampus, maupun saat bepergian. Dengan kata lain, Vivobook 14 ditujukan untuk menjadi solusi serbaguna bagi mereka yang membutuhkan laptop tangguh dengan harga terjangkau.

A computer with a colorful screenAI-generated content may be incorrect.

Desain Tipis, Ringan, dan Praktis


Di kelas entry-level, ASUS Vivobook 14 tampil cukup stylish dengan bobot hanya 1,4 kg dan ketebalan 1,79 cm. Dimensi ini membuatnya mudah dibawa dalam tas tanpa membebani bahu mahasiswa yang harus berpindah kelas setiap hari. Tersedia dalam pilihan warna Quiet Blue dan Transparent Silver, desainnya tidak hanya fungsional tetapi juga modern.

Keyboard ErgoSense ukuran penuh, touchpad luas, serta sensor sidik jari di touchpad menambah kenyamanan penggunaan. Kehadiran ASUS Antimicrobial Guard Plus juga menjadi nilai tambah, terutama untuk menjaga permukaan laptop tetap higienis dari bakteri maupun virus yang menempel.

Salah satu nilai jual utama laptop untuk mahasiswa yang satu ini adalah sertifikasi MIL-STD-810H, sebuah standar ketahanan militer yang umumnya hanya ditemui pada laptop kelas bisnis. Dengan 26 prosedur uji ketat, ASUS Vivobook 14 terbukti mampu bertahan dari suhu ekstrem, kelembapan, guncangan, hingga benturan.

Bagi mahasiswa atau pengguna yang sering bepergian, fitur ini memberi ketenangan karena laptop tetap aman meski terbawa dalam kondisi lapangan yang tidak ideal. Tak hanya itu, ASUS juga melengkapi perangkat ini dengan layanan ASUS Perfect Warranty yang mencakup kerusakan akibat kesalahan pengguna, sebuah perlindungan ekstra yang jarang ditawarkan kompetitor.


Performa dengan Intel Core Generasi ke-13


ASUS Vivobook 14 menawarkan varian prosesor mulai dari Intel® Core™ i3 hingga Intel® Core™ i7 generasi ke-13. Untuk kebutuhan dasar seperti mengolah dokumen, browsing, hingga multitasking ringan, varian Core i3 sudah memadai. Sementara varian Core i5 dan i7 cocok untuk pengguna yang membutuhkan tenaga lebih, misalnya mengolah spreadsheet besar, editing ringan, atau menjalankan aplikasi produktivitas kompleks. Intinya, ini adalah laptop serba bisa.

Kombinasi prosesor tersebut dengan RAM hingga 16 GB DDR4 serta SSD PCIe 4.0 membuat performa laptop tetap gesit. Aplikasi terbuka cepat, booting singkat, dan respons sistem secara keseluruhan terasa mulus. ASUS juga membekali sistem pendinginan dengan kipas IceBlade 87 bilah, pipa panas ganda, serta ventilasi ekstra. Hasilnya, performa tetap stabil meski laptop digunakan dalam sesi kerja panjang.

A laptops on a tableAI-generated content may be incorrect.

Laptop ini dibekali layar 14 inci Full HD dengan tingkat kecerahan hingga 250 nits. Layar tersebut sudah mengusung panel IPS-level dengan 100% sRGB, membuat tampilan lebih hidup dan akurat. Saat digunakan untuk menonton film, video kuliah, atau sekadar browsing, visualnya tampak tajam dan nyaman di mata.

Kecerahan 250 nits membuat layar tetap bisa digunakan dengan baik di luar ruangan. Fitur anti-glare turut membantu mengurangi pantulan cahaya, sehingga membaca materi atau mengerjakan tugas di bawah pencahayaan terang tetap memungkinkan. Sertifikasi TÜV Rheinland juga memastikan emisi cahaya biru lebih rendah, menjaga kesehatan mata saat penggunaan jangka panjang.

A computer with a lightning bolt on the screenAI-generated content may be incorrect.


Baterai Tahan Lama untuk Aktivitas Sehari-hari


Untuk mendukung mobilitas, ASUS Vivobook 14 dilengkapi baterai 42Wh. Dalam skenario pemakaian produktivitas seperti menulis, browsing, dan menonton video sesekali, baterainya bisa bertahan seharian tanpa perlu mencari stopkontak. Bagi mahasiswa yang punya jadwal padat dari pagi hingga sore, hal ini jelas menjadi keunggulan signifikan.

Misalnya, seorang mahasiswa bisa memulai hari dengan mengerjakan tugas di perpustakaan, lanjut menghadiri kelas daring, lalu berakhir dengan menonton film di kafe sore hari, semuanya dapat dijalani dengan satu kali pengisian penuh. Baterai yang awet ini membuat laptop untuk mahasiswa tersebut semakin ideal untuk dibawa bepergian penggunanya.

ASUS Vivobook 14 (A1404) tersedia dalam berbagai konfigurasi, mulai dari varian terjangkau Rp7 jutaan untuk Intel® Core™ i3, hingga Rp13 jutaan untuk varian Intel® Core™ i7 dengan RAM 16 GB dan SSD 1 TB. Dengan rentang harga yang luas, pengguna bisa memilih sesuai kebutuhan dan budget.

ASUS Vivobook 14 (A1404) adalah laptop entry-level yang berhasil menghadirkan kombinasi seimbang antara performa, daya tahan, dan mobilitas. Dengan desain tipis dan ringan, prosesor Intel generasi terbaru, layar Full HD cerah, baterai tahan lama, serta ketahanan standar militer, laptop ini sangat cocok untuk mahasiswa maupun pengguna kasual yang membutuhkan perangkat serbaguna dengan harga terjangkau.

Dengan tambahan ASUS Perfect Warranty, investasi pada laptop ini terasa lebih aman. Singkatnya, Vivobook 14 menawarkan lebih dari sekadar laptop entry-level. Ia adalah partner produktivitas yang siap menemani rutinitas penggunanya, khususnya sebagai laptop untuk mahasiswa.

***

Terima kasih

Read More

[REVIEW] Kopi Kenangan Bendungan Hilir - Rekomedasi Kafe WFC di Jakarta Pusat

Senin, 25 Agustus 2025

16 komentar
Kopi Kenangan Bendungan Hilir

Assalamualaikum
Halo semuanya, apa kabar?

Kembali lagi dengan artikel review kafe!! Sudah lama sekali saya nggak menulis tema ini. FYI, setelah coba menelusuri blog ini, ternyata artikel tentang review kafe terakhir ditulis pada Februari 2024! OMG,, bahkan sekarang sudah Agustus 2025!

Padahal selama rentang waktu tersebut sudah banyak kafe yang saya datangi, apalagi sekarang saya tinggal di Jakarta. Tentu banyak menemukan kafe yang suasanya nyaman, konsepnya unik dan makanan atau minumannya enak.

Nah, ada banyak bahan tulisan tapi kenapa saya nggak menulisnya di blog?

Jujur, ada rasa mager menulis review kafe di blog, karena jaman sekarang sudah banyak media sosial yang melahirkan food blogger yang kreatif menghasilkan video pendek. Ditambah lagi sekarang ada chatgpt dan teman-temannya yang menjadi tempat bertanya favorit orang-orang. Jadi pertanyaan di benak saya, "Memangnya masih ada orang yang benar-benar membaca blog untuk mendapatkan informasi seperti review kafe?"

Baiklah, ketika saya sudah menuliskan judul artikel ini, berarti saya berhasil menyingkirkan rasa malas atau rasa insecure pada chatgpt. Dan review kafe pertama saya di tahun 2025 adalah kafe dari Kopi Kenangan, sebuah brand kopi karya anak bangsa Indonesia.


Review Kopi Kenangan Bendungan Hilir



Bagi kamu para mahasiswa atau freelancer yang ngekos di sekitar Bendungan Hilir, para karyawan yang bekerja di sekitar Semanggi, terutama untuk kaum yang mendang-mending, saya amat sangat merekomendasikan kafe Kopi Kenangan Bendungan Hilir ini untuk nugas atau bekerja atau bahasa kerennya WFC (Work From Cafe).

Kopi Kenangan Bendungan Hilir ini berada di Jl Bendungan Hilir no 1B, jaraknya sekitar setengah kilo dari Halte Bus Transjakarta Bendungan Hilir atau pintu masuk MRT Bendungan Hilir. Atau cuma sekitar 300 meter dari Jalan Sudirman terdekat.

Bangunannya terdiri dari dua lantai, desain ruangannya bukan tipe yang aesthetic banget tapi yang penting nyaman. Pada lantai pertama terdapat barista atau kasir pemesanan, wastafel dan berbagai bentuk meja dan kursi untuk para konsumen. Di lantai kedua terdapat ruangan ber- AC dan non AC untuk merokok, serta terdapat satu toilet.

Kalau soal menu minuman, sepertinya nggak perlu saya jelaskan dengan detail karena berbagai minuman coffee dan non-coffee dari Kopi Kenangan sudah menjadi favorit orang-orang.

Selain minuman, di sini juga terdapat roti, donat, kentang goreng, ayam goreng hingga spageti mini. Selain itu, menu terbaru mereka adalah Signature Bake yang merupakan kolaborasi dengan Chef Martin Praja. 

[REVIEW] Kopi Kenangan Bendungan Hilir - Rekomedasi Kafe WFC di Jakarta Pusat


Alasan Kopi Kenangan Bendungan Hilir Cocok menjadi Kafe WFC



- Ada Wi-fi dan banyak colokan


Ini adalah syarat utama kafe bisa dijadikan sebagai tempat nugas dan kerja. Karena rata-rata orang jaman sekarang bekerja menggunakan laptop dan ipad sehingga membutuhkan internet yang bagus dan colokan listrik.

Kopi Kenangan Bendungan Hilir ini menyediakan colokan listrik hampir di setiap sudut. Dan sejauh saya WFC di sana, koneksi internetnya selalu stabil. 

- Tempat luas dan banyak pilihan meja


Seperti yang sudah saya jelaskan di atas, Kopi Kenangan Bendungan Hilir ini terdiri dari dua lantai dan tersedia ruang non-AC di lantai dua. Pada kedua lantai disediakan meja dan kursi yang menurut saya cukup banyak. Jadi nggak ada celah kosong di Kopi Kenangan ini, sehingga bisa menampung banyak pengunjung. Tipe mejanya juga banyak, ada yang untuk satu orang, dua orang, empat orang dan ada meja yang bisa digabungkan sehingga bisa untuk banyak orang.

[REVIEW] Kopi Kenangan Bendungan Hilir - Rekomedasi Kafe WFC di Jakarta Pusat
Sekilas pemadangan di lantai satu

[REVIEW] Kopi Kenangan Bendungan Hilir - Rekomedasi Kafe WFC di Jakarta Pusat
Sebuah sudut di lantai dua

- Terdapat menu makanan


Saya cukup senang melihat Kopi Kenangan terus berinovasi dengan menambahkan menu makanan. Dengan adanya menu makan seperti ayam goreng, spageti dan lainnya, membuat pelanggan makin betah berlama-lama WFC di sini, termasuk saya.

- Harga minuman dan makanan murah


Menurut saya harga kopi dan non kopi di Kopi Kenangan cukup murah dibandingkan dengan kompetitornya seperti St*rbuck, T*morow dan F*re. Makanya, di atas saya mengatakan bahwa ini cocok untuk mahasiswa, freelancer dan kaum mendang-mending. Kamu bisa WFC berjam-jam di Kopi Kenangan tanpa takut boros. Tapi beda cerita dengan Kenangan Signature yah, kalau ini kelasnya beda.

- Buka 24 jam dan full AC


Saat memasuki kafe ini, kamu akan langsung melihat tulisan "Buka 24 jam". Sebenarnya saya belum pernah coba datang ke kafe ini di pagi hari atau pun di larut malam. Tapi saya sudah tanya langsung kepada baristanya dan mereka mengkonfirmasi hal tersebut. 

Dan yang saya sukai dari Kopi Kenangan ini adalah, ruang ber-AC memang dingin dan stabil dinginnya. Soalnya pernah mengalami datang ke kafe lain yang AC-nya panas.

- Karena Kopi Kenangan itu kedai kopi


Untuk poin ini, sebenarnya saya agak bingung untuk menyusun kalimatnya. Intinya, Kopi Kenangan Bendungan Hilir ini sangat cocok jadi kafe WFC karena ini adalah kedai kopi. Yang mana, menurut saya sebagian besar pelanggannya adalah orang yang beli kopi dengan niat take away termasuk abang gofood/grab food/shopee food. Dengan kata lain, penjualan kafenya tetap ramai walau nggak semua pembeli duduk berlama-lama di sana. Sehingga kita yang WFC tidak merasa ditunggui oleh pelanggan lain ataupun diusir oleh baristanya. Bayangkan kalau WFC di rumah makan padang atau resto ramai seperti Solaria, mungkin semua mata tertuju pada kita yang buka laptop.


Nah sekarang, selain membahas keunggulan Kopi Kenangan Bendungan Hilir sebagai kafe WFC, nggak lengkap rasanya jika nggak memaparkan kekurangannya. Hal yang menurut saya menjadi kekurangan kafe ini adalah 

Kekurangan Kopi Kenangan Bendungan Hilir


- Tempat parkir sangat kecil


Lahan parkir Kopi Kenangan Bendungan Hilir sangat kecil, kayaknya kalau diukur dengan mobil, cuma bisa dua mobil. Sehingga sebaiknya kalau ke sini, kamu menggunakan transportasi umum atau motor saja.

[REVIEW] Kopi Kenangan Bendungan Hilir - Rekomedasi Kafe WFC di Jakarta Pusat
Tampilan depan kafe dan parkiran

- Tidak ada mushalla


Di kafe ini nggak ada mushalla, jadi jangan sampai kamu WFC sendiri di sini di jam shalat. Saran saya kalau WFC sendiri di sini persis setelah Zuhur atau Ashar. Atau bisa sekitar jam 7, karena mereka buka 24 jam. Walau nggak ada mushalla, di luar terdapat mesjid yang jaraknya kurang dari 200 meter. Kalau kamu nugas bersama teman, kamu bisa gantian shalat di mesjid.

 - Sudah tidak ada musik


Sejak heboh kasus kewajiban membayar royalti yang dibebankan pada kafe kepada pihak LMKN, kafe Kopi Kenangan ini pun memilih tidak memutar musik. Padahal dulu mereka sudah punya playlist yang asik di Spotify. Mungkin niat LMKN baik karena untuk melingdungi hak pencipta lagu dan penyanyi. Namun sistemnya masih belum jelas dan prosesnya seperti belum transparan, apalagi ini menyangkut uang.

Walaupun judulnya kekurangan, namun menurut saya 3 poin di atas bukanlah hal yang krusial, sehingga nggak begitu mengganggu kegiatan WFC.

***

Sekian review saya mengenai Kopi Kenangan Bendungan Hilir, yang beberapa bulan ini telah menjadi kafe WFC favorit saya. Selain keunggulan di atas, hal yang membuat saya sering nugas atau kerja di sini adalah karena lokasinya sangat dekat dengan kosan saya.

Sebagai mahasiswa yang menyambi freelancer, saya sangat butuh keluar kamar kosan untuk mendapatkan suasana baru sehingga bisa meningkatkan produktifitas.

Bagaimana dengan kamu? Lebih suka nugas atau kerja di kamar atau di kafe? Ayo tulis di kolom komentar dan kalau bisa tulis juga kafe andalanmu.

Terima kasih sudah mampir di blog ini

xoxo
Dila

Detail lokasi

Read More