Cerita Minggu Pagi

February 03, 2015

Sekarang running atau jogging menjadi salah satu olah raga yang populer di Indonesia. Bisa kita lihat di media sosial, orang-orang tidak hanya share atau upload foto makanan, style atau foto jalan-jalan mereka tetapi banyak juga yang update kegiatan olah raga mereka seperti jogging. Apalagi sekarang banyak aplikasi di smart phone yang bisa me-record aktifitas olah raga dan juga banyak event-event running yang membuat kita lebih semangat dan tertantang.

Fenomena tersebut cukup memberikan pengaruh positif kepada saya yang mana dulu itu paling males olah raga. Di postingan sebelumnya (Thank You 2014) saya menulis bahwa saya mulai rajin jogging dan bahkan saat pulang ke Bukittinggi juga menyempatkan diri tuk jogging di minggu pagi. Berbeda dengan jogging biasanya, kalau jogging di Bukittinggi saya selalu bawa tas kecil dan si baby pink (nama kamera saya). Sengaja bawa kamera karena selain melepas rindu, saya tidak mau menyia-nyiakan keindahan kampung saya di pagi hari hehe.

Pemandangan pagi hari dari rumah

Lapang Kantin
Saya dan adek biasanya jogging pada hari minggu di jam enam pagi, berbeda dengan Jakarta, enam pagi disini masih agak gelap, berembun dan tentu saja masih dingin banget. Kita start dari rumah dan jogging di jalan Sudirman yang merupakan jalan utama di Bukittingi. rute jogging kita biasanya lurus mengikuti jalan lalu belok ke Lapang Kantin yang merupakan lapangan olah raga serba guna di kawasan kantor dan asrama polisi. Kita jogging beberapa putaran disini. Terkadang rute jogging kita, dari rumah hingga taman Jam Gadang dan lanjut ke Kebun Binatang yang posisinya dekat Pasar Atas. Saat jogging, sekali-kali saya berhenti untuk mengambil foto apalagi kalau udah di Jam Gadang yang ada di Pasar Atas, itu semakin lama berhentinya haha.



Taman Monumen Bung Hatta - berada sebelum taman Jam Gadang





Jalan Minangkabau - jalan yang dilewati dari Jam Gadang menuju Kebun Binatang
Janjang Ampek Puluah - salah satu pilihan akses menuju Pasar Bawah dari Pasar Atas



Los Lambuang
Oh ya, setelah selesai jogging sebelum pulang kita sarapan dulu di Los Lambuang yang terletak di Pasar Lereng. Ada banyak makanan enak di Los Lambuang seperti Katupek, Nasi Kapau, dan berbagai macam bubur tradisional.
Begitulah sedikit kisah jogging plus-plus saya di kampung halaman. Niatnya udah agak beda haha,, Semoga dapat menginspirasi dan menambah wawasan anda sekalian.

Bukittinggi
2014

xoxo
dila

8 comments:

  1. itu kabut ia Mba Dilla?
    nice banget pemandangannya ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halloo Dhyna,,,salam kenal ^^
      Iya,, itu kabut, kampung saya itu berupa dataran tinggi yang dingin, jadi banyak kabut kalo pagi hari terutama musim hujan.

      Delete
    2. salam kenal kembali ^^
      suka liat kabut, tapi terakhir ketemu kabut pas tahun kemarin, itupun kabut asap :D
      di Aceh gak banyak tempat yang berkabut, paling kalau ke dataran tinggi atau pegunungan aja...

      Delete
    3. Wahh,,, orang Aceh yah, sama-sama orang sumatera kita tapi saya belum pernah ke Aceh,, hehe

      Delete
  2. aaaaak keren, walaupun belum pernah sama sekali ke Padang jadi sedikit menginspirasi sih bagaimana padang sekarang. Thanks share-nya ya mbak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih,,,,
      Kalau ke Padang jangan lupa mampir ke Bukittinggi yah, sering muncul di TV loh kota ini ^^

      Delete
  3. Salam kenal mba Dila.. nice view banget nihh, btw itu yg namanya janjang ampek puluah ada berapa tangga, heeehee

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal juga mba karmila,
      Janjang ampek puluah itu kalau bahasa Indonesianya Jenjang Empat Puluh, jumlah anak tangga dari atas, yang kecil-kecilnya sih emang 40 tapi anak tangga selanjutnya saya ga pernah itung,,, hehe

      Delete

Powered by Blogger.