Do And Don't Saat Bekerja Sama Dengan Selebgram

chocodilla-blog
Halo, selamat pagi!

Adakah yang mengunjungi postingan ini setelah membaca artikel saya mengenai Tips Memilih Selebgram Untuk Jasa Endorsement? ataukah ada yang tiba-tiba nyasar ke sini? Siapapun itu, saya ingin mengucapkan selamat datang di blog kecil yang bernama www.chocodilla.com .

Yup postingan kali ini, saya ingin memenuhi janji tentang langkah selanjutnya setelah memilih selebgram yaitu bagaimana proses bekerja sama. Baiklah, tak perlu narasi panjang mari kita bahas!

Hal yang harus diperhatikan saat ingin bekerja sama dengan selebgram!

-Media yang digunakan untuk berkomunikasi dengan selebgram

Do
Jika serius ingin bekerja sama dengan selebgram, sebaiknya langsung hubungi melalui nomor kontak yang dicantumkan pada bio (biasanya WA). Atau jika merasa banyak yang akan disampaikan dan ingin mengirimkan katalog maka sebaiknya hubungi via email. Namun ternyata selebgram tersebut tidak mencantumkan nomor kontak ataupun alamat email, maka barulah hubungi via dm (direct message).

Kenapa saya lebih menyarankan via WA dan email dibandingkan dm Instagram, karena isi dm selebgram pasti penuh oleh tag story atau dm dari followers lainnya, jadi takutnya tidak langsung terlihat.

Seandainya selebgram tidak langsung membalas pesan kamu, coba tunggu beberapa hari lalu hubungi lagi. Dan jika masih tidak ada balasan maka tidak perlu menunggu, cobalah cari kandidat lainnya. Saya pernah mengalami hal seperti ini. Dulu saya mengirimkan pesan via dm dan email kepada seorang selebgram untuk tawaran endorsement produk macrame Yarn And Rope. Beberapa hari kemudian, dia membalas email saya dan menyatakan tertarik. Setelah itu saya langsung mengirimkan penjelasan lanjutan. Namun dia tidak membalas lagi. Beberapa bulan kemudian, tiba-tiba ada balasan dari selebgram tersebut. Jujur saya sudah terlanjur kecewa. Selain itu selama dia mengabaikan, sayapun sudah bekerja sama dengan selebgram lain. Akhirnya saya balas dengan baik-baik kalau saat ini saya sedang tidak memerlukan promosi.

Pelajaran yang bisa diambil, sebagai penjual harus punya harga diri, tetap profesional dan tetap sopan.

Don't
Jangan menghubungi selebgram melalui komentar, karena terlihat kurang profesional dan pasti ketutupan oleh komentar lainnya. Dan tentu jangan spam karena ingin segera dibalas, karena ini membuat kesan tidak baik.


-Saat pertama kali menghubungi selebram

Do
Berikan kesan yang bagus dengan menyapa terlebih dahulu, dilanjutkan memperkenalkan diri dan tentu memperkenalkan produk/brand yang dijual. Setelah itu, sampaikan apa hal menarik dari selebram sehingga kamu tertarik untuk bekerja sama. Jadi kesan pertama harus sopan, menarik perhatian dan membuat selebgram percaya dengan kamu.

Don't
Jangan to the point, seperti langsung bertanya "mba biaya endorse berapa?" Saya pernah lihat di media sosial lainnya, jika langsung bertanya demikian, kemungkinan kamu akan diabaikan karena dianggap tidak sopan.


-Saat mengajak kerja sama

Setelah perkenalan, barulah tanyakan sistem endorse selebgram tersebut. Apakah dia menetapkan harga, misalnya harga postingan di feed dan story, atau dia menggunakan sistem tanpa dibayar karena cukup dengan menerima barang endorse saja. Pengalaman saya, akun Instagram yang bersifat akun "repost" dengan kata lain, isi feed atau story bukanlah foto pribadi, melainkan foto yang dipilih dari foto akun-akun lain, ataupun isinya lebih banyak tentang info, maka cenderung menggunakan sistem harga postingan. Sementara akun Instagram yang benar-benar selebram, ada yang dibayar dan ada yang cukup menerima barang endorse.

Berarti kalau disimpulkan ada tiga sistem endorse, yaitu :
1. Sistem harga perpostingan (feed / story)
2. Sistem endorse dari produk yang dikirimkan
3. Sistem harga perpostingan dan produk dikirimkan

Selain ada sistem endorse, menurut saya juga terdapat tipe bagaimana cara selebgram melakukan endorse, bisa dikatakan ada dua tipe endorse :
1. Mengirimkan foto produk ke Selebram untuk diposting
2. Mengirimkan produk, lalu difoto dan diunggah oleh selebgram.

Tergantung kebutuhan masing-masing, tapi kembali lagi berdasarkan pengalaman (sebagai penjual macrame), saya lebih suka tipe 2. Kenapa seseorang bisa menjadi selebgram? karena keahlian dia mengambil gambar dan menampilkan di Instagram. Sehingga saya lebih suka mengirimkan produk macrame kepada selebgram, nanti dia yang menentukan dipajang dimana dan mengambil foto yang cantik. Jujur, dua kali bekerja sama dengan selebgram, saya sangat puas dengan hasil fotonya.

- Produk yang akan dipromosikan

Setelah memahami sistem dan tipe endorse, yang tak kalah penting adalah produk apa yang ingin diendorse. Ini juga tergantung target masing-masing. Misalnya kamu berjualan baju, dari semua koleksi, kamu ingin mempromosikan baju rumahan kekinian, Berarti kamu langsung menawarkan baju tersebut lalu diskusikan ukuran, design ataupun warna yang disukai oleh selebgram. Namun jika kamu tidak memiliki target demikian (promosi khusus produk tertentu) maka sebaiknya pilih beberapa produk andalan lalu tawarkan kepada selebgram, yang mana yang mereka sukai.

Bagi saya, saya akan memberikan kebebasan untuk selebgram memilih macrame yang disukai. Karena mereka yang punya rumah, dan lebih tau kebutuhan dekorasi. Sehingga saat produk sampai, mereka puas dan bisa menghasilkan foto yang bagus.

- Saat produk sudah dikirimkan

Do
Mungkin saja ini info bagi yang belum tau, saat kamu mengirimkan produk, ongkos kirim ditanggung oleh kita (penjual).

Saat produk sampai di tangan selebgram, kamu bisa menghubungi dia terlebih dahulu dan bertanya tentang kondisi produk. Mana tau produk rusak selama masa pengiriman. Jangan sampai produk yang dipromosikan ternyata kondisinya jelek. Selain itu kamu juga bisa berikan info cara penggunaan produk supaya tidak terjadi kesalahan saat mempresentasikan produk tersebut. 

Misalkan produk macrame, biasanya saya akan menjelaskan kepada selebgram mengenai mana sisi depan dan belakang. Selain itu juga meminta selebgram merapikan tali terlebih dahulu, karena biasanya tali agak keriting efek dari packaging

Don't
Jangan minta biaya ongkos kirim kepada selebgram. Walaupun ongkos kirim mahal, ini tetap ditanggung oleh penjual. Jangan sampai selebgram kecewa hanya karena masalah ongkos kirim.

Jangan terburu-buru meminta selebgram untuk memposting produk yang telah dikirim. Percayalah, selebgram (terutama yang terkenal) punya banyak produk endorse yang antri untuk dipromosikan.

- Saat produk akan dipromosikan

Ini amat penting! Sebelum produk kamu dipromosikan oleh selebgram, kamu harus berbenah. Mulai dari merapikan lagi akun jualan baik di Instagram ataupun market place lainnya. Menyetok material atau produk lebih banyak khususnya produk yang akan dipromosikan. Kenapa? karena begitu produk diposting oleh selebgram maka akan banyak orang-orang yang mengunjungi akun Instagram kamu. Dan mereka cenderung memesan produk yang sama dengan yang diunggah oleh selebgram. Jangan sampai, orderan meningkat namun kamu tidak memiliki stok produk yang cukup, tentu calon pembeli akan kecewa. 


----
Sekian tips dari saya mengenai Do And Don't Saat Bekerja Sama Dengan Selebgram atau hal-hal yang harus diperhatikan saat ingin bekerja sama dengan selebgram untuk mempromosikan produk kamu.

Mungkin selanjutnya saya curhat tentang pengalaman mempromosikan produk.
Ditunggu yah.

Oh iya, sambil nunggu, silakan kunjungi toko kecil saya di Instagram yang bernama Yarn And Rope ( @yarn.n.rope )

Terima Kasih

xoxo
dila

4 comments:

  1. Wah thank youu udah berbagi, Dilla! Aku sendiri belum pernah kerja sama dengan selebgram sih. Kebetulan aku bantu mama urus sosmed bisnis kulinernya jadi lebih banyak berhubungan dengan food blogger/foodstagram dan sejenisnya. Kebanyakan kalau makanan sistemnya ya kirim produk, terus mereka yang foto dan upload deh. Paling seneng kalau ada food blogger yang fotonya di atas ekspektasi alias niat banget. Terus penjualan kita juga ikutan naik 😆

    Btw, macrame kamu makin lama makin kece amaaat ❤️ sukses terus ya!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Jane, sama-sama, walaupun pengalaman aku masih sedikit tapi gatel pengen nulis di blog biar enggak lupa.
      Wait, bukannya foodstagram itu masih bagian dari selebgram yah? Kalau menurut aku, selebgram itu semua akun-akun (khususnya non artis) yang terkenal di Instagram. Jadi bisa aja, akun makanan, akun fashion, akun travel dll. Apa aku yang sotoy yah? wkwkw.

      Iya bener banget, paling seneng dengan foto si selebgram yang keren. Produk kita jadi terlihat WOW, sampai enggak percaya apa itu beneran produk kita atau enggak.

      Makasih yah, semakin kesini emang semakin banyak belajar macrame dan banyak ide, kemaren aku juga lihat ada yang like, trus kayaknya namanya enggak asing, ternyata akun IG kamu.

      Delete

Powered by Blogger.