Awal Mengenal Rajutan

March 07, 2019

Sudah lama sekali ingin bercerita tentang kisah saya dengan rajutan. Tapi selalu tertunda karena antrian cerita yang mau ditulis itu sangat banyak, haha. Akhirnya sekarang berusaha menguatkan diri untuk menuliskan tentang rajutan sebagai salah satu hobi saya pada blog ini.

Sekitar tahun 2011, saat masih kuliah, seorang dosen mata kuliah Korean Business memberi tugas untuk membuat online shop dalam bahasa Korea (yap karena saya adalah mahasiswa jurusan Bahasa dan Kebudayaan Korea). Saat itu saya bingung mau membuat apa dan coba googling secara random di internet. Saya pun tertarik dengan produk rajutan seperti tas rajut, aksesoris dll dan memutuskan untuk membuat online shop produk rajutan.

Saya iseng cek online shop dulu dan ternyata masih ada blognya, belum dikick sama blogspot!!
Yang penasaran, bisa kunjungi link berikut [ www(dot)dilasyarn(dot)blogspot(dot)com ] tapi semuanya full bahasa korea yah, hehe


Sering melihat produk rajutan karena untuk pembuatan tugas kuliah, saya semakin tertarik dengan produk rajutan dan penasaran tuk coba membuatnya sendiri. Saya mulai mencari informasi tentang rajutan di internet.

Ternyata rajutan itu terdiri dari dua macam yaitu crochet  dan knitting. Perbedaannya adalah Crochet hanya menggunakan satu jarum sementara knitting dua jarum. Kalau dari segi hasil, crochet biasanya menghasilkan taplak meja, sarung bantal, tatakan gelas sepatu bayi dan rajutan crochet menurut saya padat dan kaku. Sementara knitting biasanya menghasilkan produk wearable seperti syal, baju, sarung tangan dan hasil rajutannya lebih lembut dan lentur.

Saat itu yang terlihat mudah dan membuat ingin mencobanya adalah crocheting. Saya pun membeli perlengkapan utama yaitu buku tutorial, jarum crochet (hook/hakpen) dan benang. Mencoba belajar dari buku tutorial sendiri dan gagal. Entah kenapa saya tidak bisa mengerti instruksi tulisan disana dan juga tak bisa memahami gambarnya. Karena dalam ilmu rajut-merajut ada simbol-simbol, singkatan, jenis-jenis tusukan dll. dan sulit untuk dipahami saat itu sehingga saya pasrah dan meninggalkan semua peralatan rajut dan memilih untuk menyimpannya saja.

Waktu pun berjalan, saya telah lulus kuliah dan sudah menjadi karyawan di sebuah perusahaan swasta. Sekitar tahun 2016 saat berkunjung ke kosan Ririn, salah seorang teman kerja, ternyata dia bilang kalau dia sedang belajar merajut secara otodidak. Kenangan tentang kegagalan merajut saat kuliah muncul kembali. Namun saya malah jadi ingin belajar merajut lagi, lalu meminjam hakpen dan benang Ririn sambil melihat video tutorial dari youtube. Setelah menonton video beberapa kali, saya mulai mengerti dan mempraktekannya. Dan tada~~ akhirnya saya paham jenis-jenis tusukan dan membuat dasar-dasar rajutan.

Alhamdulillah, misteri dari tahun 2011 terpecahkan berkat teman saya dan video tutorial di Youtube. Mengingat jaman dulu, youtube itu belum populer atau mungkin saya yang tidak tau kalau ada tutorial semacam ini di website tersebut.

Rajutan-rajutan pertama saya
Seharusnya bikin granny square, tapi hasilnya malah triangle wkwk
Akhirnya saya mencari lagi peralatan rajut yang disimpan dan juga langsung membeli benang dan ukuran hakpen lainnya. Saya juga gencar mencari tutorial baik di youtube, instagram dan blog. Semakin banyak sumber yang didapat semakin banyak list karya yang ingin dibuat. Saya coba buat mulai dari yang paling gampang. Seperti pot holder, tatakan gelas, hiasan dinding dan tempat tisu.

Tatakan gelas
Granny square
Cikal bakal kotak tisu

Pot Holder
Senang sekali bisa mendapatkan hobi dan keahlian baru secara otodidak. Tak menyangka juga hal yang gagal dilakukan beberapa tahun lalu tiba-tiba berhasil dilakukan tanpa sengaja/tanpa rencana. Walaupun prosesnya juga tak langsung lancar karena masih ada kesulitan dan kegagalan kecil. Ini adalah sebuah pengalaman yang unik dan saya sangat bersyukur diberikan ilmu/keterampilan baru oleh Tuhan (Ahamdulillah) dan berterima kasih juga kepada Ririn yang sudah membuat saya mencba merajut lagi.

Sekian kisah saya dengan rajutan dan di tulisan berikutnya saya akan share blog rajutan favorit dan juga hasil rajutan lainnya.

Oh iya, saya punya account Instagram khusus rajutan, silakan kunjungi @yarnxdila

xoxo
dila

2 comments:

  1. Sama mbaakk saya juga belajar crocheting secara otodidak nonton-nonton tutorial di Youtube hihihi awalnya ngikut-ngikut temen pas SMA dulu. Dari cuma punya 1 hakpen merk rose yang besi itu sampe akhirnya sekarang beli 1 set hakpen macem2 ukuran hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo~~
      Iya nih Youtube berguna banget.
      Sama persiss... awalnya saya juga beli hakpen rose satu, sekarang punya satu set.
      Benang juga udah berbagai macam yang dibeli.
      Sama kenal yah. ^^

      Delete

Powered by Blogger.