First Experience As Prewedding Photographer


Fotografi adalah hobi yang mulai saya sukai sejak duduk di bangku kuliah. Bisa dibilang saat itu saya terinspirasi dari teman sehingga saya coba mengumpulkan uang untuk membeli kamera. Setelah memiliki kamera, saya jadi senang traveling karena bisa mengambil gambar pemandangan dan juga saya sangat suka difoto bersama pemandangan tersebut. Selain saat traveling, kamera sering saya gunakan saat di acara khusus dan juga mengambil gambar makanan / kue yang saya masak serta kerajinan tangan yang saya buat. Setelah itu, hasil foto-foto yang saya ambil dengan kamera akan saya bagikan di media sosial dan terutama di blog ini. Yah, saya sangat suka membuat postingan di blog yang berisi foto serta cerita dibalik foto tersebut. Semacam diari bergambar yang bisa dibaca kembali kapapun dan dimanapun.

Begitulah, selama ini saya menggunakan kamera hanya untuk hobi atau kesenangan pribadi. Namun!! di bulan Juli 2018, untuk pertama kali saya menggunakan kamera sendiri untuk keperluan yang amat sangat berbeda yaitu untuk foto pre-wedding!! jangan kaget dulu, ini bukan foto pre-wedding saya tapi teman kerja!

Ini berawal dari ajakan teman kerja yang menawarkan saya untuk ikut membantunya dalam proyek foto pre-wedding salah seorang teman kerja lainnya. Saya langsung semangat, walaupun sebenarnya banyak sekali kekurangan saya yaitu 1. belum mengerti kamera sendiri (fyi : saya baru membeli kamera versi baru di November 2017), 2. belum pernah terlibat dalam foto pre-wedding baik itu sebagai "calon" maupun sebagai fotografer. Saya yakin teman saya juga tau kalau saya masih amatiran sekali, tapi mungkin karena hanya saya yang terlihat paling suka fotografi di office ini haha. Dia berkata kalau ini adalah kesempatan untuk melatih kemampuan fotografi dan menjadi pengalaman berharga sehingga saya semakin semangat untuk ikut proyek foto pre-wedding ini. Tapi perlu digaris bawahi adalah ini projek "free" karena niatnya emang untuk menolong teman sekaligus melatih skill fotografi. Kayaknya saya juga malu kalau dibayar karena masih jauh di bawah amatiran.

Besoknya kami menuju pantai terdekat sebagai lokasi pertama untuk pemotretan. Awalnya saya mengira kalau saya hanya menjadi semacam asisten atau tim hore. Ternyata teman saya menyuruh saya menggunakan kamera saya untuk ikut mengambil gambar. Jadi intinya ada dua kamera yang akan mengambil gambar dari sudut yang berbeda dan juga feel yang berbeda. Terharu sih saya dipercaya untuk ikut memotret tapi agak panik juga karena bingung konsepnya harus seperti apa, apalagi saya baru diajak h-1.




Puas bermain di pantai kamipun lanjut ke lokasi selanjutnya yaitu sebuah bekas kerajaan di Banten. Disini saya ditantang lagi untuk memikirkan konsep pemotretan. Berkat kerjasama semuanya dan hasil pencarian ide di media sosial, akhirnya kami bisa menyelesaikan foto di lokasi kedua. Berikut beberapa foto favorit saya di lokasi kedua ini.




Itulah beberapa foto pre-wedding favorit saya. Semua adalah hasil jepretan saya kecuali foto di pantai yang saya edit (gabungan 4 foto jadi 1). Itu adalah jepretan teman menggunakan kamera saya tapi masih dengan arahan gaya saya..hehehe. Sebenarnya masih banyak foto yang saya sukai, tapi jadi enggak enak sama sang calon jika semua foto mereka diupload. Oh iya, foto-foto di atas (kecuali nomor 1) tidak diberi filter sama sekali, saya cuma mengcrop supaya bagus dan menambah watermark. Karena saya pribadi lebih suka warna foto yang asli.

Note :
Saya sudah minta izin ke calon pengantin ini untuk mengepost foto mereka di blog saya, walaupun hari pernikahannya masih bulan September. ^_^

Sekian pengalaman pertama saya sebagai fotografer pre-wedding. Ada banyak hal yang saya pelajari dari sesi pemotretan ini. Terima kasih kepada teman yang telah megajak saya dan juga terima kasih kepada calon pengantin yang sudah percaya dan bekerja sama. Jadi ketagiahan loh! Semoga jadi terinspirasi buat foto pre-wed sendiri..haha

Berikut bonus fotografer yang iri(?) pengen difoto juga. Maaf, kalau sudah lihat laut suka lupa diri.



xoxo
dila

Location : Anyer & Serang, Banten
Date : 7 July 2018

Camera : Fujifilm XT20

2 comments:

Powered by Blogger.