Assalamualaikum
Halo semuanya
Tak terasa sudah dua tahun saya tinggal di pusat kota, yaitu area Bendungan Hilir, Jakarta Pusat. Walaupun merantau itu bukan istilah baru dalam kehidupan saya, tapi merantau dan benar-benar tinggal di kota Jakarta adalah hal baru bagi saya.
Singkat cerita, pada tahun 2024 saya merantau ke Jakarta dan memilih Bendungan Hilir (Benhil) sebagai tempat tinggal. Banyak culture shock yang saya rasakan selama ngekos di area Benhil.
Setelah dua tahun tinggal di Benhil, saya merasa perlu menulis artikel ini. Saya ingin spill mengenai plus dan minus tinggal di Bendungan Hilir. Khususnya area di belakang Menara BRI & Mori Tower yaitu Jl. Bendungan Hilir dan Jl. Bendungan Jatiluhur.
Saya berharap tulisan ini dapat membantu teman-teman yang merantau ke Jakarta, entah itu merantau karena pendidikan atau pekerjaan, dan sedang galau memilih area kosan atau apartemen.
Sehingga nantinya, setelah membaca plus dan minus tinggal di Bendungan Hilir, kamu bisa menimbang apakah ini area yang tepat untuk ditinggali atau tidak.
Plus Minus Tinggal di Bendungan Hilir - Jakarta Pusat
Menurut saya, kekurangan tinggal di Bendungan Hilir itu sedikit, jadi saya ingin membahasnya di awal.
Minus/Kekurangan Tinggal di Bendungan Hilir
- Biaya sewa kosan mahal
Culture shock pertama saat hunting kosan di Bendungan Hilir adalah harga sewa kos-kosan yang sangat mahal. Bisa dibilang range harga kosan di sini sekitar 2 juta hingga 4 juta.
Mungkin karena dulu saya ngekos di Cilegon, di mana sewa per bulan kamar kosan dengan fasilitas lengkap sekitar 1.500.000 rupiah. Dan sekarang, jika mencari kosan dengan fasilitas yang sama di area Bendungan Hilir, harganya di atas 2.500.000 rupiah.
Saya kira harga kos-kosan di Jakarta memang semahal itu, tapi setelah bertanya pada teman yang tinggal di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur, ternyata harga sewa kosan di sana lebih murah.
Jadi kesimpulannya, karena Bendungan Hilir berada di Jakarta Pusat, harga sewa kosannya cukup mahal.
- Harga makanan mahal
Selain harga sewa kosan yang mahal, harga makanan di Benhil juga mahal. Perbandingannya adalah harga makanan di warteg. Saya cukup kaget, waktu itu ke warteg beli nasi, sayur, telur dan tempe orek, harganya bisa sampai 20.000 rupiah. Perasaan dulu di Cilegon beli nasi, ayam dan sayur cuma 15.000 rupiah.
Selanjutnya, saya pernah kaget karena harus membayar 23.000 rupiah untuk seporsi bubur ayam. Saya kira harganya mahal karena dapat banyak potongan daging ayam atau mungkin dapat telur rebus. Tapi ternyata isi dan porsinya sama saja. Parahnya lagi, itu adalah bubur ayam gerobakan, bukan di kafe atau restoran ber-AC.
Tapi untungnya, nggak semua bubur ayam semahal itu. Masih ada bubur ayam yang lebih murah di Benhil, yaitu sekitar 15.000 rupiah.
Kesimpulannya, rata-rata harga makanan di Benhil lebih mahal. Tapi kalau kita mau berusaha mencari, maih bisa ditemukan makanan yang harganya murah.
Baca juga: 7 Tips Hidup Hemat untuk Anak Kosan
Plus/Keuntungan Tinggal di Bendungan Hilir
Nah, sekarang mari kita lihat keuntungan tinggal di Bendungan Hilir. Ada banyak sekali, dan secara garis besar bisa dilihat dari segi lokasi, ketersediaan transportasi umum, tempat makan & coffee shop, rumah sakit & klinik dan tempat olahraga.
- Lokasi strategis
Menurut saya, Benhil itu lokasinya cukup strategis karena dekat dengan beberapa tempat ikonik di Jakarta.
Seperti dekat dengan kawasan perkantoran SCBD dan GBK. GBK itu adalah tempat dilangsungkannya berbagai pertandingan olahraga hingga konser. Saking dekatnya, saya sering jalan kaki dari kosan ke GBK untuk lari di sana.
Jika mau main ke mall, yang terdekat adalah Mall Lippo Nusantara dan Mall FX Sudirman. Selain itu, dari Benhil cukup naik angkot untuk ke pusat perbelanjaan Tanah Abang. Bisa naik 1 kali bus TransJakarta ke Blok M dan juga Monas.
Jika mau ke Bandara Seotta, bisa naik MRT dari stasiun MRT Benhil ke BNI City, lalu dari sana naik kereta bandara.
Dan yang nggak kalah penting, kamu tinggal jalan kaki kalau ingin lari saat CFD di hari Minggu. Karena kawasan Bendungan Hilir langsung disambut oleh Jl. Raya Sudirman.
- Dekat dengan transportasi umum
Dari penjelasan di atas, sudah terlihat kalau banyak transportasi umum di Benhil. Khususnya bagi kamu yang tinggal atau ngekos di Jl. Bendungan Hilir dan Jl. Bendungan Jatiluhur atau semua area kosan yang persis di belakang Menara BRI & Mori Tower.
Area tersebut dilewati oleh angkot Mikrotrans 08 dan 54 yang hingga saat ini tarifnya masih 0 rupiah. Kalau angkot 08 bisa sampai Tanah Abang, sementara angkot 54 bisa sampai Halte TransJakarta Slipi Pertamburan.
Terdapat halte TJ Bendungan Hilir yang ada di depan Menara BRI & Mori Tower. Dari halte ini, kamu bisa naik bus nomor 1 ke Kota Tua (arah utara) dan Blok M (arah selatan).
Sedikit jalan ke arah Intiland Tower, terdapat stasiun MRT Benhil yang berada di bawah jalan. Naik MRT menjadi solusi saat ingin menghindari macet di jalanan kota Jakarta.
Kalau mau naik KRL, stasiun yang terdekat adalah Stasiun Karet. Untuk menuju ke sana, kamu tinggal naik angkot biasa atau Mikrotrans nomor 08 dari bus stop terdekat dan turun di seberang Stasiun Karet.
- Rumah Sakit dan Klinik
Dari segi kesehatan, kamu nggak perlu khawatir. Di Benhil terdapat satu rumah Sakit besar yaitu RS Dr. Mintoharjo. Dari bus stop yang ada di depan Circle K kamu tinggal naik angkot Mikrotrans 08 atau angkot biasa dan turun di depan rumah sakitnya.
Selain itu, ada klinik Kimia Farma dan banyak klinik gigi di Benhil. Juga terdapat Watson, untuk membeli obat hingga skincare.
- Banyak restoran terkenal
Jujur, saya norak saat pertama kali mencari kosan di Benhil, karena banyak sekali resto terkenal yang benar-benar dekat dengan area kosan. Mungkin karena ini adalah area strategis, benar-benar di pusat kota dan dekat dengan perkantoran/gedung.
Restoran terkenal dimulai dari fast food seperti Burger King, Pizza Hut dan KFC. Hingga rumah makan Padang seperti Sederhana, RM Surya, Bopet Mini dan Payakumbuah.
Selain itu juga ada tempat makan yang cukup terkenal seperti Ayam Pak Gembus, Steak Hotel by Holycow, Bar Burger Barapi, Kanabu Resto, Sate Marangi Wargi Sari Asih dll.
Oh iya, jangan mengira di Benhil cuma ada restoran mahal saja. Masih ada warteg dan warmindo yang buka dari pagi sampai malam, dan banyak juga pecel lele atau tempat makan tenda-an yang buka dari sore.
- Banyak Coffee Shop & Bakery/Cake Shop
Bagi kamu pencinta kopi ataupun suka WFC, jangan khawatir karena di sini banyak sekali coffee shop.
Mulai dari chain coffee shop seperti Kopi Kenangan, Tomorow, Fore dan Flash Coffee. Juga ada independent coffee shop seperti Kopi Madja, Eskopi, Kopi Enak Indo, dan Warung Kopi Ancah.
Selain itu, juga banyak cafe-on-wheels yang mangkal di sekitar Benhil seperti Jago Coffee, Calf, dan Janji Jiwa.
Untuk bakery/cake shop yang terkenal seperti The Harvest Cakes, Holland Bakery, Amorcakes & Bakery dan Dapur Cokelat (Delivery Point).
![]() |
| Coffee shop di Bendungan Hilir |
- Tersedia berbagai minimarket
Sebagai anak kosan, biasanya nggak perlu pergi ke supermarket untuk belanja bulanan. Karena kebutuhan pokok anak kosan itu sedikit, seperti sabun, tisu, gula dll, sehingga semuanya bisa dibeli di minimarket terdekat.
Di Benhil terdapat banyak sekali minimarket. Yang pasti ada merek lokal seperti Indomaret dan Alfamart (dan Alfamidi). Selain itu juga ada Family Mart, Circle K, Lawson yang merupakan minimarket yang berasal dari luar negeri.
Setelah saya bandingkan, Indomaret & Alfamart itu lebih lengkap dengan barang-barang atau makanan kebutuhan harian. Sementara Family Mart, Circle K dan Lawson lebih unggul dengan minuman kopi, cemilan hingga makan berat (seperti paket nasi dan ayam).
- Banyak tempat fitness/gym
Nggak ada alasan untuk malas berolahraga karena di Benhil terdapat banyak tempat fitness yang dekat dengan kosan. Saking dekatnya, bisa ditempuh hanya dengan berjalan kaki.
Tempat fitness seperti FIT HUB, FTL Gym, dan BEN Fitness. Selain itu juga ada tempat yoga dan pilates. Jika kamu suka lari, bisa menyeberang Jl. Gatot Subroto untuk ke GBK. Atau bisa juga lari di CFD Jl. Sudirman saat Minggu pagi.
- Sarapan serba 10.000 dan pasar takjil
Yang cukup viral di Benhil adalah ada sarapan serba 10.000 rupiah yang buka dari dini hari sampai sekitar jam 9 pagi. Lokasinya nggak jauh dari Holland Bakery Benhil.
Selain itu, saat bulan puasa juga nggak perlu khawatir karena ada pasar takjil di depan kantor Balai Warga RW 01 Benhil. Pasar takjil ini cukup terkenal karena sering diliput oleh TV dan konten kreator. Walaupun menjual takjil, tapi para penjual sudah mulai berjualan dari jam 1 siang.
***
Itulah plus dan minus tinggal di Bendungan Hilir, Jakarta Pusat berdasarkan hasil observasi dan pengalaman saya selama dua tahun.
Bagi kamu yang juga tinggal di Bendungan Hilir, bisa memberikan komentar mengenai kesan tinggal di sini.
xoxo
dila

.webp)



Tidak ada komentar
Posting Komentar