Mau lari di kompleks GBK? 7 hal yang Harus Kamu Ketahui Sebelum ke GBK

Selasa, 11 Agustus 2026

Mau lari di kompleks GBK? 7 hal yang Harus Kamu Ketahui Sebelum ke GBK

Assalamualaikum
Halo semuanya~

Kompleks GBK atau Gelora Bung Karno menjadi tempat lari favorit bagi orang-orang yang tinggal atau bekerja di Jakarta.

Kompleks GBK yang terletak di Senayan, Jakarta Pusat ini sangat luas, terdiri dari berbagai fasilitas olahraga, ruang terbuka hijau, hingga pusat pameran dan museum.

Saya termasuk orang yang rajin ke kompleks GBK untuk lari pagi atau sore. Ini karena tempat tinggal saya sangat dekat dengan kompleks GBK. Bahkan lebih cepat ke sana dengan berjalan kaki daripada naik motor.

Karena sudah sering lari di kompleks GBK, saya merasa perlu berbagi informasi di blog ini kepada teman-teman yang belum pernah lari di sini.

Mungkin ada yang tinggal di Depok dan penasaran bagaimana kondisi saat lari di kompleks GBK. Atau mungkin teman-teman yang tinggal di Bandung atau provinsi lain dan punya rencana liburan ke Jakarta dan ingin mencoba lari di kompleks GBK?

Nah, kamu wajib membaca artikel ini sampai selesai!

Mau lari di kompleks GBK? 7 hal yang harus kamu ketahui sebelum ke GBK


1. Masuk kompleks GBK gratis


Pada dasarnya, masuk ke kompleks GBK itu gratis dan ada banyak pintu masuk yang bisa dipilih. Terdapat beberapa halte TransJakarta yang dekat dengan pintu masuk kompleks GBK. Jadi kamu bisa turun di halte TJ yang rutenya paling cocok dengan tempat kamu tinggal.

Namun, jika kamu membawa mobil atau motor, tentu kendaraan tersebut harus masuk ke tempat parkir dan membayar uang parkir. Tenang saja, tidak ada tukang parkir liar di sini. Jadi kamu cukup membayar ke mesin parkir saat keluar.

2. Ada 2 tempat lari


Menurut saya, area lari di kompleks GBK terbagi menjadi dua. Pembagian ini tidak resmi, tapi ini berdasarkan pengamatan saya saat melihat orang-orang yang berlari di sana.

Area pertama adalah sepanjang jalan kompleks GBK atau kalau di maps namanya Jl. Stadion Senayan. Para pelari benar-benar berlari di jalan aspal, yang berarti kendaraan mau nggak mau harus berbagi jalan dengan mereka. 

Dan area kedua adalah area stadion utama GBK atau di maps namanya Jl. Lingkar GBK. Area ini adalah area steril, yang mana kita sudah masuk melewati pagar stadion. Tapi tapi pelari dan orang umum lainnya hanya boleh beraktivitas di lingkar luar stadion saja, sementara lingkar dalam atau lapangan stadion tertutup.

3. Banyak fotografer FOTOYU


Pertama kali lari di kompleks GBK, saya cukup kaget karena di sana ada banyak fotografer FOTOYU. Mereka menyebar di sepanjang Jl. Stadion Senayan dari pagi sampai malam. Intinya, kalau masih banyak pelari yang berlari, ya mereka akan selalu standby.

Sebenarnya saya nggak suka difoto saat berolahraga. Oleh karena itu, saya lebih suka lari di area kedua yaitu area stadion utama GBK. Karena area itu steril, fotografer FOTOYU nggak boleh hunting foto di sana.

Jadi, terserah kamu. Lari di area pertama cocok untuk pelari yang ingin berlari di jalan yang mulus dan bisa mendapatkan jarak yang jauh. Dan cocok untuk pelari yang merasa nggak masalah kalau difoto oleh fotografer FOTOYU, atau memang ingin dapat dokumentasi dari mereka.

Sementara di area kedua cocok untuk orang yang nggak suka difoto oleh fotografer FOTOYU. Dan yang pasti, berlari di area dua bisa terbebas dari bahaya kendaraan bermotor.

4. Sering ada event


Di kompleks GBK itu sering sekali ada event dan bahkan bisa saja ada demo. Event di kompleks GBK itu beragam, yang pasti kebanyakan acara olahraga karena di sana banyak fasilitas olahraga.

Bagi kamu yang ingin ke kompleks GBK untuk lari, sebaiknya cek dulu di media sosial apakah ada acara yang mungkin saja bisa menggagalkan rencana untuk berlari. Terutama jika kamu ingin berlari di area lingkar stadion, biasanya area tersebut ditutup jika ada pertandingan bola atau konser musik.

5. Bisa sewa sepeda & raket badminton

 
Jika kamu bosan berlari, kamu bisa mencoba aktivitas lain di sekitar kompleks GBK seperti mengendarai sepeda dan bermain badminton.

Ada penyewaan sepeda dan raket badminton sehingga kamu tidak perlu repot-repot membawa sepeda dari rumah. Setahu saya, spot penyewaan sepeda dan raket itu ada dua, yaitu di dekat pintu E dan di dekat patung Bung Karno / dekat kopi TUKU GBK.

6. Tempat penyimpanan barang


Di kompleks GBK terdapat banyak loker untuk menyimpan barang. Posisinya cukup strategis, seperti di dekat tempat parkir, kantin, musala, dan di stadion GBK. Loker ini berbayar, yaitu PaxelBox, dan kita bisa memilih ukuran loker dan waktu pemakaian.

Ini sangat berguna untuk menyimpan tas atau baju ganti sehingga kamu bisa berlari dengan nyaman. 

7. Fasilitas lainnya


Fasilitas lain yang ada di kompleks GBK adalah masjid, musala, toilet dan tempat mandi gratis. Jadi kamu nggak usah khawatir untuk beribadah ataupun mandi setelah lari.

Selain itu juga terdapat Indomart, Alfamart, coffee shop, stand makanan dan kantin yang bisa kamu kunjungi setelah lelah berlari.

***

Itulah 7 hal yang harus kamu ketahui sebelum lari atau olahraga di kompleks GBK, Jakarta. Semuanya berdasarkan opini dan pengalaman saya setelah sering lari di sana.

Bagaimana buat teman-teman yang juga sering lari di kompleks GBK? Ada tambahan? Silakan tambahkan di kolom komentar, ya!

xoxo
Dila

Tidak ada komentar

Posting Komentar