Assalamualaikum
Hola Amigos~
Saya pernah bilang pada diri sendiri untuk nggak akan belajar bahasa baru! Karena saya merasa kemampuan bahasa Inggris dan bahasa Korea saya belum memuaskan. Oleh karena itu, saya ingin fokus ke dua bahasa itu saja dan nggak mau menambah beban dengan mempelajari bahasa baru.
Dan semuanya akan preeett pada waktunya! Karena saya tiba-tiba ingin belajar bahasa Spanyol!
Note: artikel ini bukan iklan Dualingo, tapi pure pengalaman pribadi!
Pengalaman Belajar Bahasa Spanyol Otodidak Dengan Duolingo
Kenapa Bahasa Spanyol?
Ada banyak bahasa di muka bumi ini, kenapa memilih belajar bahasa Spanyol? Jujur, saya nggak bisa menjawab secara gamblang pertanyaan tersebut. Sama halnya ketika saya tertarik dengan Formula 1 yang dipicu oleh beberapa faktor yang saling berkaitan, begitu juga dengan keinginan belajar bahasa Spanyol.
Jadi apa yang membuat saya ingin belajar bahasa Spanyol? Setidaknya ada tiga kondisi yang membuat saya ingin belajar bahasa Spanyol:
Pertama, karena Formula 1.
Motorsport ini benar-benar mempengaruhi kehidupan saya yang mana dulu cukup berpusat pada hiburan dari Korea Selatan. Setelah kenal F1, saya jadi mengikuti semua konten dan berita tentang F1. Hal yang baru saya sadari adalah driver itu berasal dari negara yang berbeda-beda seperti Australia, Inggris, Monaco, Spanyol, Jerman dan lainnya. Lalu terbesit ide untuk mempelajari salah satu bahasa mereka. Lumayan kan, nanti kalau ketemu bisa pakai bahasa nasional mereka, hehe.
FYI driver F1 favorit saya adalah Lando Noris dan Charles Leclerc. Lando berasal dari Inggris dan tentu saja nggak masuk list bahasa baru, sementara Charles dari Monaco yang ternyata di sana bahasa nasionalnya adalah bahasa Perancis. Seharusnya saya belajar bahasa Perancis, tapi karena bahasa ini sepertinya susah, akhirnya saya memilih belajar bahasa Spanyol saja. Pemilihan ini bisa dijelaskan pada alasan selanjutnya.
![]() |
| Carlos Sainz Jr - Driver F1 asal Spanyol |
Kedua, karena media sosial.
Beberapa kali saya melihat konten di TikTok tentang beberapa orang dari negara berbeda mengucapkan sebuah kata. Entah itu membandingkan pelafalan kata bahasa Inggris atau membandingan sebuah kata dalam bahasa mereka masing-masing. Bahasa Spanyol menarik perhatian saya, karena pelafalan mereka mirip dengan bahasa Indonesia dan ada beberapa homofon.
Ketiga, karena orang lain.
Saya melihat sepupu saya yang belajar bahasa Mandarin di aplikasi Dualingo. Timbul keinginan belajar bahasa baru di Dualingo, tapi nggak mau bahasa Mandarin.
Nah, ketiga hal itu berhasil membuat saya ingin belajar bahasa Spanyo otodidak menggunakan aplikasi Dualingo.
Belajar Bahasa Spanyol dengan Aplikasi Dualingo
Ini bukan pertama kali saya menggunakan Dualingo. Beberapa tahun lalu saya sudah menggunakannya untuk melatih bahasa Korea.
Sekarang saya memilih aplikasi Dualingo untuk belajar bahasa Spanyol secara otodidak karena sepertinya memang aplikasi ini cukup terkenal sebagai media belajar bahasa secara online. Selama ini, akun Dualingo juga sering muncul di fyp TikTok. Jadi saya merasa Dualingo sudah seperti top of mind sebagai aplikasi belajar bahasa asing.
Setelah sudah lama nggak menggunakan Dualingo, kesan saya terhadap aplikasi ini adalah sepertinya nggak ada perubahan besar sehingga saya dapat dengan mudah mengikuti alurnya.
Begitu saya coba lagi aplikasi Dualingo untuk belajar bahasa Spanyol, saya menyadari satu hal. Ternyata metode pembelajarannya seperti berkomunikasi dengan anak bayi. Pelajaran pertama bukan mengenal huruf tapi langsung menyebutkan kalimat sederhana.
Untuk bahasa Spanyol pelajaran pertama adalah memesan di kafe. Sehingga frasa kuncinya seperti:
- Un té, por favor = Satu teh, tolong.- Quiero un café con leche = Saya mau kopi dengan susu
Kosa kata yang dipelajari seputar "tolong, mau, teh, kopi, susu, gula, dan, atau".
Selanjutnya, metode pembelajarannya adalah mengartikan kalimat, menjawab pertanyaan, menyusun kalimat dan berbicara. Dengan kosa kata yang masih sedikit, semua metode tersebut diulang-ulang sehingga kita bisa menghapalnya.
![]() |
| contoh tampilan web Dualingo |
Pengalaman Belajar Bahasa Spanyol Otodidak dengan Dualingo
Ini sudah hari ke-18 saya belajar bahasa Spanyol secara otodidak. Media belajar yang saya gunakan hanya Dualingo karena memang saya belajar for fun, bukan sesuatu keharusan atau mendesak. Selama menggunakan Dualingo ada poin plus minusnya, sbb:
Hal menyenangkan dari belajar bahasa menggunakan aplikasi Dualingo adalah:
- Tampilannya menarik, ada animasi dan user interfacenya bagus.
- Ada poin dan leaderboard yang membuat kita semangat untuk mendapatkan nilai yang bagus.
- Ada streak yang membuat kita merasa harus belajar setiap hari.
- Metode pembelajarannya seru serasa belajar sambil bermain.
- Ada tahapan belajar atau tingkatan yang jelas.
- Aplikasinya gratis
Hal kurang menyenangkan dari aplikasi Dualingo :
- Tidak ada pengenalan abjad di awal, sehingga nggak tau pelafalan abjad.
- Tidak ada penjelasan singkat tentang tata bahasa bahasa spanyol, jadi nggak ada gambaran.
- Ada keterbatasan penggunaan dalam sehari (ini karena saya memakai versi gratisan)
Karena beberapa kekurangan Dualingo tersebut, saya merasa harus menambah media untuk belajar bahasa Spanyol, seperti dari Youtube, TikTok atau aplikasi lain.
Kesan Belajar Bahasa Spanyol Otodidak
Setelah dua minggu lebih belajar bahasa Spanyol, dengan durasi kurang dari 30 menit per hari. Bagian 1 unit 1 materinya tentang memesan di kafe. Dan sekarang saya sudah masuk bagian 1 unit 5 yaitu tentang mendeskripsikan kepribadian.
Sejauh ini, kesan saya mempelajari bahasa Spanyol adalah ada mudah dan susahnya. Terasa mudah karena menggunakan huruf alfabet dan pelafalan kata sesuai dengan huruf yang tertulis, tidak seperti bahasa Inggris. Lalu, tata bahasanya mirip bahasa Inggris seperti penyebutan "tante saya" menjadi "mi tia" yang mana "mi" itu sama seperti "my" dan "tia" adalah "aunty".
Sementara itu, terasa susah karena ada beberapa huruf yang menggunakan semacam harakat atau garis di atas huruf. Selain itu ada perbedaan partikel atau akhiran sesuai dengan jenis kelamin.
Satu hal yang terasa unik dalam bahasa Spanyol, yaitu menggunakan tanda baca di akhir dan di awal untuk kalimat perintah dan kalimat tanya.
Contoh:
¿De dónde eres? = Kamu dari mana?
¡Un vaso de agua, por favor! = Tolong, satu gelas air!
Kesimpulan belajar Bahasa Spanyol Otodidak Pakai Dualingo
Berdasarkan pengalaman dan latar belakang saya mempelajari bahasa asing, bahasa Spanyol merupakan bahasa yang cukup mudah dipelajari oleh orang Indonesia. Pemula dapat belajar bahasa Spanyol menggunakan media apapun, salah satunya aplikasi Dualingo.
Walaupun tidak 100% gratis, aplikasi Dualingo bisa memberikan kita materi yang ringan dan memiliki metode pembelajaran yang seru. Tampilannya menarik, ada animasi dan user interfacenya bagus.
Yang terpenting dari belajar bahasa adalah konsisten, terus latihan dan enjoy the process!
Gracias
xoxo
Dila




Tidak ada komentar
Posting Komentar