Game Favorit dari Dulu hingga Sekarang


Adakah yang tidak suka bermain game disini?
Mungkin jawabannya tidak ada.

Saya yakin mayoritas orang di jaman sekarang ini suka bermain game baik perempuan maupun laki-laki mulai dari anak kecil, remaja hingga orang tua. Bermain game adalah kegiatan yang paling menyenangkan dan sering disebut sebagai penghilang stres. Tergantung jenisnya juga sih, karena ada game yang sederhana dan ada juga game yang menguras otak sehingga malah membuat stres. Ada yang menjadikannya sebagai hobi dan ada juga yang bermain game untuk sekedar mengisi waktu luang. Game juga bisa dimainkan diberbagai gadget atau perangkat seperti HP, PC, Laptop atau langsung bermain di konsol gamenya seperti PlayStation, Xbox dan lain-lain.

Saya pertama kali kenal dengan istilah game atau video game sekitar akhir kelas 3 SD atau sekitar tahun 1998. Saat itu tiba-tiba orang tua saya membelikan Super Nintendo (Super Nintendo Entertaiment System atau disingkat menjadi SNES) yaitu konsol video game buatan perusahaan Nintendo dari Jepang. Serius, padahal saya tidak pernah merengek untuk minta dibelikan. Jangankan minta dibelikan, benda itu eksis aja tidak tau. Apalah saya sebagai seorang siswi SD yang saat itu hanya tau dan suka bermain permainan tradisional di luar rumah bersama teman-teman.

My first ever video game console : Super Nintendo

Kesan saya pertama kali memainkan game di Super Nintendo adalah takjub sekali, bisa dibilang seperti melihat spesies terbaru setelah TV. Apalagi saat itu informasi tentang gadget atau teknologi sangatlah terbatas. Jadi belum pernah mendengar semacam review tentang konsol game. Kalau dibandingkan dengan sekarang, kita bisa menemukan banyak informasi mengenai game di portal berita tentang gadget dan teknologi yang ada di internet.

Game yang ada di Super Nintendo seru-seru, seperti PAC-MAN, , Battle City, Balloon Fight hingga yang paling terkenal yaitu Super Mario Bros. Dari semuanya yang paling saya sukai adalah game action Contra dan game petualangan The Litte Mermaid. 

Kalau dipikir-pikir, dulu saya sangat tabah dalam bermain video game. Karena di Super Nintendo tidak ada yang namanya memory card yang berarti progres kita saat bermain game tidak bisa disave. Sementara game Contra dan The Little Mermaid ada levelnya. Jadi kalau saya main Contra hari ini sudah sampai level 5 lalu berhenti, maka saat main lagi harus diulang dari level awal. Saya ingat sekali sudah berulang-ulang bermain Contra dan The Little Mermaid karena berambisi bisa lolos hingga level terakhir dan tamat.

Sumber Gambar : www.morning.computer

Dulu saya rajin sekali bermain Super Nintendo setelah pulang sekolah dan juga hari minggu. Pokoknya TV saya monopoli sampai sebelum sinetron Indonesia dimulai. Kebetulan saya anak pertama dan punya adik perempuan berumur empat tahun, sehingga saya bisa puas main game sendiri. Apalagi orang tua juga tidak melarang karena walaupun ketagihan bermain game, Alhamdulillah saya masih bisa berprestasi di sekolah. Tapi sebenarnya enggak selalu sendiri juga, kadang bermain dengan sepupu atau teman sekolah.

Namun dibalik kebahagiaan rutin bermain video game, ada efek negatifnya juga. Ketika kelas 5 SD penglihatan saya mulai berkurang dan terpaksa memakai kaca mata. Menurut saya, ini karena TV jaman dulu warna atau cahayanya masih sangat kuat dan tidak ramah untuk mata. Semoga yang membaca ini bisa belajar dari pengalaman saya.

Setelah Super Nintendo, konsol video game kedua yang saya miliki adalah PlayStation 1. PlayStation 1 masih merupakan konsol video game keluaran Jepang yaitu dari perusahaan Sony. Jujur saya lupa ini kapan…hmmm mungkin sekitar kelas 5 atau 6 SD. Kalau enggak salah papa berbaik hati membelikan PlayStation 1 karena Super Nintendo sudah tidak bisa berfungsi dengan baik.

Sayapun mulai memasuki dunia PlayStation dan kali ini sudah ditemani oleh sang adik (baca : ada saingan). Kesan saya terhadap PlayStation 1, konsol video game ini terasa lebih unggul dari pada Super Nintendo dilihat dari kualitas gambar atau grafiknya, ragam permainan, stick atau controller yang lebih banyak tombol dan yang paling penting ada memory card untuk menyimpan data permainan. Setelah saya mencari informasi di portal berita gadget dan technology ternyata Super Nintendo dan PlayStation 1 sama-sama dirilis pada tahun 1990. Tapi entah kenapa saya merasa PlayStation 1 lebih canggih, apa sebenarnya spesifikasi yang saya beli memang sudah berbeda, entahlah.

Game yang pernah saya mainkan dan masih saya ingat di PlayStation 1 seperti Tekken 3, CTR, Bishi Bashi Special (ini gamenya kocak), Pepsi Man dan lain-lain. Di antara semuanya game yang paling saya sukai adalah Harvest Moon dan Guitar Hero. Saking cintanya sama Harvest Moon, dulu saya rela tinggal sendiri di rumah demi bisa bermain game pertanian/pertenakan ini, sementara keluarga besar pergi liburan ke tempat wisata seharian. Menurut saya itu adalah kesempatan emas, bisa bermain game lama-lama tanpa diganggu adik ataupun orang tua (maksudnya disuruh kerja ini itu). Selain itu, bukti kecintaan saya pada Harvest Moon, saya gigih mencari informasi di internet tentang tips bermain dan juga resep-resep masakan di Harvest Moon. Setelah data terkumpul, saya susun dan print dalam bentuk buku kecil.

Sumber gambar :Wikipedia

Beranjak SMA, saya dibelikan PC oleh orang tua sebagai penunjang kegiatan belajar. Nah, dari sini saya mulai mengenal game PC dan mulai meninggalkan dunia PlayStation. Apalagi saat itu saya sudah punya tambahan dua adik laki-laki yang semakin besar, sehingga PlayStation sudah dikuasai oleh mereka. Oh iya, sepertinya di tahun ini juga papa membelikan PlayStation 2 untuk mereka.

Pertama-tama main game PC merasa aneh karena biasa memegang controller namun sekarang bermain dengan mouse dan keyboard. Walau demikian, game PC ternyata lumayan menarik.

Saya suka dengan tipikal game time management seperti Sally Salon, Sally Spa dan Dinner Dash. Selain itu juga suka game lainnya yang (maaf) saya kurang tau jenisnya yaitu Feeding Frenzy, Pizza Frenzy, Angry Birds dan Plant Vs Zombie. Selain itu, saya juga suka game strategi peperangan seperti Age of Empires. Pokoknya game di PC menarik semua, saya susah memilih game yang paling disukai. Oh iya, semua game PC yang saya sebutkan diatas adalah game offline.

Sumber Gambar : www.morning.computer

Selanjutnya mari membahas tentang game di Android atau HP. Kapan saya mulai tertarik dengan game di HP? Sebenarnya saya sudah mulai memiliki HP sejak kelas 2 MTsN atau tahun 2003. Tapi saat itu masih jaman-jaman HP Nokia dan tau aja kan tipikal gamenya seperti apa. Makanya masih belum candu bermain game di HP.

Game di HP mulai menarik perhatian sejak saya memiliki HP Android Samsung saat masuk dunia kerja yaitu tahun 2012. Saya ingat sekali, game pertama yang saya mainkan adalah Cut The Rope dan Fruit Ninja yang mana keduanya adalah game offline.

Semakin berkembangnya gadget dan teknologi, game di HP pun semakin berkembang dan saya mulai mengenai game online. Dari semua game online, yang paling berkesan adalah Hay Day. Karena saya tergoda bermain ini setelah dipengaruhi oleh mama. Yup, mama saya yang berprofesi sebagai guru sudah lebih duluan bermain game ini dari pada saya. Kocaknya lagi, pernah mama menghubungi saya via WA hanya untuk minta tolong karena dia butuh kayu atau perkakas yang yang langka (yang pernah main Hay Day pasti paham). Bayangkan anak yang merantau, tiba-tiba dihubungi karena perkara game

Hingga sekarang, saya masih bermain game di Android dan game yang saya mainnya berbeda-beda. Ada yang memang sudah ditamati semua levelnya seperti Plant Vs Zombie. Ada juga yang sudah tidak dimainkan karena bosan seperti 8 Ball Pool, Chess Free, Hay Day, Good Pizza Great Pizza dan lain-lain. Sementara game yang sedang sering saya mainkan sekarang adalah Crazy Diner, Rhythm Hive (game khusus fans BTS, Tomorrow X Together dan ENHYPEN) , YG Superstar (game khusus YG Stan).

Sumber Gambar : www.morning.computer
---

Itulah kisah singkat saya dengan konsol video game serta rangkuman game-game favorit dari dulu hingga sekarang.

Setelah menulis artikel ini saya jadi kangen bermain game di PlayStation. Sepertinya saya sudah ketinggalan banyak tentang konsol video game. Kalau sudah kondisi seperti ini, saatnya mencari tau tentang perkembangan gadget dan teknologi di portal berita yang khusus membahas gadget dan teknologi itu sendiri.

Saya menemukan portal berita gadget dan teknologi yang cukup bagus untuk menambah wawasan yaitu www.morning.computer karena bahasa atau penjelasannya mudah dipahami oleh orang awam. Tampilan website juga sangat rapi sehingga enak dipandang mata. dan yang paling penting topik yang dibahas juga beragam seperti Android, IOS, Game, Kamera, Perangkat serta Tips dan Trik.  

Ok, sekian nostalgia tentang game dari saya, next nostalgia apa lagi yah? hehe

xoxo
dila

2 comments:

  1. Hahaha.. tos dlu yg suka Harvest Moon. Tapi ini beda yah sepertinya. Harvest moon yg pernah aku mainin yg Back to Nature..

    Haha. HAYDAY.. astaga inget banget pas zaman kuliah di Semarang. Nggak ada kali sehari nggak buka game ini.. tuker2an dagangan sama temen sekelas. Wkkw seeruu bangett..
    Skrang mainnya ML Adventure, Plant vs Zombie 2 yang susahnya setengah mati.. haha 🤣🤣 dari kapan itu main nggak tamat2...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kayaknya aku salah ambil gambar deh Bayu. Setelah searching lagi, aku juga main Harvest Moon yang Back To Nature. Emang ini game legend, siapapun suka.

      HAYDAY itu udah kayak jelmaan dari Harvest Moon enggak sih, sama-sama ttg perkebunan dan pertenakan, sama-sama bikin candu, tp bedanya enggak ada nikah-nikahan. wkwk..

      Plant Vs Zombie 2 gampang kok, aku udah tamat. Jadi kangen pengen main lagi. Kalau game yang terlalu cowo aku enggak main, kayak ML Adventure.

      Delete

Powered by Blogger.