Resep Rahasia : Brownies Kukus Andalan

November 20, 2014


Terlahir dari keluarga besar yang kebanyakan perempuan yang mana mereka jago masak dan bikin kue/cake bukan berarti saya juga jago masak begitu saja. Mungkin orang berfikir kalau sedari kecil biasa lihat orang lain masak maka kita juga ada keinginan dan memiliki kemampuan memasak. Namun hal tersebut tidak berlaku pada diri saya, kalau diingat-ingat, dulu saya malah dilarang tuk ikut masak atau bikin kue karena dianggap mengganggu. Apalagi ada banyak saudara sepupu yang umurnya lebih tua dari pada saya, jadi bisa minta tolong ke mereka dan jadilah saya enggak bisa masak hingga kuliah atau bisa dibilang hingga masa awal-awal kerja. WHAT!! saya wanita minang dan enggak bisa masak? Malu sama Jam Gadang!!

Skip dulu tentang masak-memasak sekarang saya mau bercerita sedikit awal mula membuat Brownies. Saat duduk di kelas 3 SMA saya diajak oleh salah satu teman untuk bikin Brownies karena dia baru saja beli buku resep khusus Brownies. Sayapun menerima ajakan dia, entah kenapa saya merasa udah saatnya belajar bikin kue. Kenapa Brownies? itu karena saya ingin bisa bikin kue tapi takut rasanya kalah enak dengan yang bisa dibikin oleh sepupu yang lain. Waktu itu Brownies termasuk kue yang baru dan belum banyak yang bisa bikin bahkan sepupu saya sekaligus. Makanya saya merasa bagaimanapun hasilnya nanti pasti tidak ada yang bisa berkomentar layaknya juri, istilahnya belum ada standar penilaian rasanya. Dan kenapa saya lebih memilih bikin sama teman adalah supaya bener-bener bikin sendiri, kalau sama sepupu yang udah jago ntar malah jadi asisten koki yang cuma mecahin telor, nimbangin bahan dan pekerjaan pembantu lainnya.

Setelah pertama kali mencoba bikin kue bersama teman dan hasilnya lumayan, sayapun berkeinginan untuk bikin sendiri. Karena resep yang dari teman terlalu ribet,saya coba cari resep lain yang lebih irit dari segi bahan dan mudah metodenya. Trial pertama saya gagal dari segi bentuk, Browniesnya belum terkukus sempurna, bagian bawah hampir kayak bubur. Waktu itu bikinnya bener-bener sendiri, setelah mama lihat hasilnya, dia bilang "Padahal bisa dikukus lagi, sayangnya udah dikeluarin dari cetakan dan udah terlanjur dipotong-potong". Walaupun bentuknya begitu alhamdulillah rasanya lumayan enak dan Browniesnya habis dilahap sama yang lain.

Belajar dari percobaan pertama,di percobaan kedua saya coba ngukus Browniesnya agak lama dan hasilnya jeng-jeng-jeng hangusss donk saudara-saudara. Hebat kan saya bikin Brownies hingga hangus, ini bukan dipangang loh, diKUKUS. Kegagalan tersebut malah membuat saya semakin penasaran, kalau enggak salah dipercobaan keempat saya baru berhasil membuat Brownies enak dengan bentuk hampir sempurna. Saat itu saya merasa bahagia sekali karena akhirnya bisa bikin kue sendiri. Dan lebih senang lagi ketika saudara sepupu lainnya mengakui kelezatan Brownies saya bahkan minta resep dan minta diajarin cara bikinnya. Sejak saat itu saya mulai punya minat untuk membuat resep kue lainnya tapi sejauh ini tetap Brownieslah kue andalan saya.

Setelah cukup lama tidak bikin Brownies akhirnya kemaren pas mudik saya sempat untuk bikin lagi. Iseng cek bahan-bahan di kulkas dan lemari ternyata lengkap dan langsung aja saya merealisasikan perasaan rindu ini. Agak cemas sih, takut hasilnya gagal karena udah lama enggak bikin tapi ternyata tangan saya masih jago dalam mengolah bahan,,hehe.. Sekarang saya ingin berbagi resep Brownies hasil kreasi saya kepada blogwalker lainnya ^^

Brownies Kukus

Bahan 1 (ditim)
Mentega 200gr
Cokelat blok 200gr
Bahan 2 (dikocok)
Kuning Telur 6 butir
Putih Telur 4 butir
Gula pasir 250gr
Bahan 3 (diayak & diaduk) Tepung terigu 150gr
Cokelat bubuk 50gr
Susu bubuk 20gr

Cara Membuat : Persiapkan loyang cetakan, olesi mentega lalu taburi dengan tepung hingga rata. Persiapkan juga dandang ukuran besar untuk mengukus.
Adonan 1 : Lelehkan bahan 1 dengan cara ditim yaitu menaruh bahan pada wadah besi lalu ditaruh diatas wadah lebih besar yang telah diisi air. Kita cukup membuat adonan menjadi panas dan meleleh jangan sampai membuat adonan mendidih. Lalu biarkan temperaturnya turun.
Adonan 2 : Kocok bahan 2 dengan kecepatan tinggi hingga kembang atau warna menjadi pucat.
Masukkan bahan 3 sedikit demi sedikit ke adonan 2 lalu aduk dengan kecepatan rendah hingga tercampur semuanya.
Terakhir masukkan adonan 1 lalu aduk hingga rata, pastikan semuanya teraduk rata jangan sampai ada yang mengendap dibawah.
Setelah itu, tuangkan adonan ke loyang yang telah diolesi mentega dan ditaburi dengan tepung sebelumnya. Lalu kukus selama 1 jam. Waktu untuk mengukus tidak pasti 1 jam, untuk itu cek apakah Brownies udah matang atau tidak terutama bagian bawah dengan menggunakan tusuk gigi/lidi. Jika tidak ada adonan yang menempel pada permukaan tusuk gigi berarti Brownies sudah matang dan boleh diangkat lalu sajikan.
Menurut saya brownies enak dinikmati hangat-hangat dari kukusan maupun dingin-dingin dari kulkas. Brownies emang the best lah!

Dari berbagai macam resep Brownies yang telah saya coba maupun yang sekedar saya baca, inilah resep yang paling mudah dan murah tapi hasilnya enak sekali. Ini merupakan resep rahasia, jangan kasih tau yang lainnya yah,, hehe

Selamat mencoba, semoga berhasil dan jangan lupa kasih tau saya hasil percobaannya yah! ^^

xoxo
-dila-

No comments:

Powered by Blogger.